Bulan: September 2013

BAHAGIA

Bagaimana cara kita mendapatkan kebahagiaan?
BAHA
Sebagaimana yang telah banyak disampaikan, kebahagiaan hanya akan dicapai kalau kita mau melakukan pencarian ke dalam. Namun, itu semua tidak dapat Anda peroleh dengan cuma-cuma. Anda harus mau membayar harganya.
Agar lebih mudah kita gunakan analogi sebuah toko. Nama toko itu adalah ”Toko Kebahagiaan.”

Di sana tidak ada barang yang bernama ”kebahagiaan” karena ”kebahagiaan” itu sendiri tidak dijual. Namun, toko ini menjual semua barang yang menjadi bahan pokok kebahagiaan, antara lain:
kesabaran, keikhlasan, rasa syukur, kasih sayang, kejujuran, kepasrahan, dan rela memaafkan.

Inilah ”bahan pokok” yang Anda perlukan untuk mencapai kebahagiaan.
Tetapi, berbeda dari toko biasa, toko ini tidak menjual produk jadi.
Yang dijual di sini adalah benih. Jadi, kalau Anda tertarik untuk membeli ”kesabaran” Anda hanya akan mendapatkan ”benih kesabaran.” Karena itu, segera setelah Anda pulang ke rumah Anda harus berusaha keras untuk menumbuhkan benih tersebut sampai ia menghasilkan buah kesabaran.

Dalam setiap benih yang Anda beli di toko tersebut mengandung sejumlah persoalan yang harus Anda pecahkan. Hanya bila Anda mampu memecahkan persoalan tersebut, Anda akan menuai buahnya. Benih yang dijual di toko itu juga bermacam-macam tingkatannya. ”kesabaran tingkat 1,”misalnya, berarti menghadapi kemacetan lalu lintas, atau pengemudi bus yang ugal-ugalan. ”Kesabaran tingkat 2” berarti menghadapi atasan yang sewenang-wenang, atau
kawan yang suka memfitnah. ”Kesabaran tingkat 3”, misalnya, adalah menghadapi anak Anda yang terkena autisme.
Ada juga menu yang lain misalnya ”bersyukur.”
”Bersyukur tingkat 1” adalah bersyukur di kala senang, sementara
”Bersyukur tingkat 2” adalah bersyukur di kala susah.
”Kejujuran tingkat 1,” misalnya, kejujuran dalam kondisi biasa, sementara
”Kejujuran tingkat 2” adalah kejujuran dalam kondisi terancam.
Inilah sebagian produk yang dapat dibeli di ”Toko Kebahagiaan”.
Perlu diperhatikan, setiap produk yang dijual di toko tersebut berbeda-beda harganya sesuai dengan kualitas karakter yang ditimbulkannya. Yang termahal ternyata adalah ”kesabaran” karena kesabaran ini merupakan bahan baku dari segala macam produk yang dijual di sana.

Seorang filsuf Thomas Paine pernah mengatakan, ”Apa yang kita peroleh dengan terlalu mudah pasti kurang kita hargai.
Hanya harga yang mahallah yang memberi nilai kepada segalanya. Tuhan tahu bagaimana memasang harga yang tepat pada barang-barang yang dimiliki-nya.”

Dengan cara pandang seperti ini kita akan menghadapi masalah secara berbeda. Kita akan bersahabat dengan masalah. Kita pun akan menyambut setiap masalah yang ada dengan penuh kegembiraan karena dalam setiap masalah senantiasa terkandung ”obat dan vitamin” yang sangat kita butuhkan.

Dengan demikian Anda akan ”berterima kasih” kepada orang-orang yang telah menyusahkan Anda karena mereka memang ”diutus” untuk membantu Anda. Pengemudi yang ugal-ugalan, tetangga yang jahat, atasan yang sewenang-wenang adalah peluang untuk membentuk kesabaran. Penghasilan yang pas-pasan adalah peluang untuk menumbuhkan rasa syukur. Suasana yang ribut dan gaduh adalah peluang untuk menumbuhkan konsentrasi. Orang-orang yang tak tahu berterima kasih adalah peluang untuk menumbuhkan perasaan kasih tanpa syarat. Orang-orang yang menyakiti Anda adalah peluang untuk menumbuhkan kualitas rela memaafkan. Dan dengan semua inilah Anda Membayar Harga Kebahagiaan.

Sebagai penutup marilah kita renungkan ungkapan berikut ini:
”Aku memohon kekuatan, dan Tuhan memberiku kesulitan-kesulitan untuk membuatku kuat.
Aku memohon kebijaksanaan, dan Tuhan memberiku masalah untuk diselesaikan.
Aku memohon kemakmuran, dan Tuhan memberiku tubuh dan otak untuk bekerja.
Aku memohon keberanian, dan Tuhan memberiku berbagai bahaya untuk aku atasi.
Aku memohon cinta, dan Tuhan memberiku orang-orang yang bermasalah untuk aku tolong.
Aku mohon berkah dan Tuhan memberiku berbagai kesempatan.
Aku tidak memperoleh apapun yang aku inginkan, tetapi aku mendapatkan apapun yang aku butuhkan.”

Ketahuilah, apapun yang menjadikanmu tergetar, itulah Yang Terbaik untukmu ! Dan karena itulah, Qalbu seorang pecinta-Nya lebih besar daripada Singgasana-Nya.

Iklan

MEMILIH IMPIAN

memilih
“Jika Anda lunak pada diri sendiri, maka dunia akan keras kepada Anda. Sebaliknya, jika Anda keras pada diri sendiri, maka dunia akan lunak kepada Anda.”

Lunak berarti terlalu banyak mentolelir kehidupan, keras berarti mendisiplinkan diri. Maka perkuatlah kebiasaan keras kepada diri sendiri. Disiplin, rajin, bekerja keras, ulet, berani, tegas, pantang menyerah, serta berbagai sikap kaya mental harus terus kita tanamkan. Hanya dengan sikap tersebut, kita akan jadi manusia yang lugas dalam meladeni hadangan, luwes dalam melewati tantangan, lincah dalam mengatasi persoalan, kuat dalam menghadapi goncangan, dan tegar menghadapi badai ujian.
Saat bulan puasa adalah saat yang tapat untuk melatih dan menahan diri. Melawan nafsu, menahan emosi, mengekang diri. Dan, kebiasaan positif tersebut akan menjadi salah satu cara untuk menguatkan diri untuk memperkeras mentalitas. Sehingga, mentalitas yang mumpuni akan mengasah diri agar kita jadi manusia unggulan dalam berbagai kesempatan. Keras pada diri sendiri akan mengantarkan kita sebagai pemenang dalam kehidupan.
Terus-lah lakukan, tegas dalam melangkah, tekad yang kuat, maka sekeras apapun tembok penghalang ditaklukkan.
Pernahkan anda mempunyai impian sejati ?, Ataukah saat ini anda sedang mempunyai impian sejati?. Atau jangan-jangan yang ada dalam pikiran anda saat ini bukan impian, tetapi hanya keinginan saja?.
Bedakan antara keinginan dengan impian. Banyak orang yang mengatakan impian saya ini, atau itu; tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah hanya keinginan belaka, bukanlah impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalau bisa dapat ya syukur, kalau nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa Pajero Sport , kalo nggak, Xenia juga gak apa-apa.

Ada juga kelompok orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya hampir mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Kontribusi campur tangan kita sangat kecil, atau bahkan mungkin tidak ada. Sedangkan Impian tidak seperti itu, impian mempunyai target tertentu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.
Pasti kita sering memperhatikan bagaimana anak kecil mempunyai Impian, atau kalau ingat bagaimana impian kita dulu waktu kecil. Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi, Astronot, pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?
Tetapi sangat disayangkan, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan’ membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.
Ada sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.
Yang lebih mengkhawatirkan, ada juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab TIDAK TAHU. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `MATI’. Mungkin orang-orang tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.
Tidak ada niat Tuhan kecuali memuliakan kita.
Tuhan Maha Penyayang ……
Tuhan tahu apapun yang terjadi sebelum terjadi, dan kalau terjadi berarti sudah dengan restu Tuhan.
Maka sesuatu nilai yang kita rasakan, yang menyedihkan di hati itu sebenarnya perbaikan, yang rasanya tidak enak yang diijinkan Tuhan terjadi.
Berlakulah penuh kasih lalu perhatikan apa yang terjadi, karena Tuhan mensponsori kebaikan.
Orang yang mengerti dengan kehidupannya, mungkin harus memeriksa bahwa dia terlalu sibuk tentang kepentingannya sendiri …
Dan tidak khawatir tentang kesejahteraan orang lain.
Ketika mengurus orang lain, kita lupa dengan urusan kita dan itulah yang diinginkan Tuhan.
Lupalah dengan tentang dirimu sendiri supaya Tuhan yang mengurusnya.
Sibuklah mengurus kebaikan orang lain. Jadilah pribadi yang penuh kasih.

KEBERANIAN PERTAMA adalah MEMIMPIKAN
KEBERANIAN KEDUA adalah MEMPERSIAPKAN

Apapun yang terjadi, Naik !!
Setiap kita mau naik, kita selalu mendapat banyak kesulitan karena kita masih di bawah …
Orang yang mau naik ada masalah karena masih di bawah dan orang dibawah itu tidak enak , sering disuruh-suruh, dipaksa .
Maka jangan lama-lama dibawah , segerakan naik !
Pastinya tidak enak karena di atas ada yang tidak suka Anda

KESULITAN DATANG BERSAMA KEMUDAHAN

Nikmati kesulitan, Nikmati masalah karena Tuhan memberikan masalah supaya kita mendapatkan kemampuan baru.
Jangan seperahu dengan kambing, karena kambing kambing hanya mengembek, rewel, tidak bisa dinasehati.
Jangan menangkan kebahagiaan Anda dari kebaikan orang lain kepada Anda
Jangan menggantungkan kebahagiaan dari kawan-kawan Anda
Anda tetap bisa bahagia walaupun mereka jelek. Salah satu keindahan dari sukses adalah membuktikan bahwa mereka salah.
Untuk membuktikan mereka salah, bukan dengan menunjukkan mereka salah, tetapi dengan melakukan yang benar.
Orang hebat itu meskipun dikomentari, ditakut-takuti dia tetap jalan ….
Manusia itu lebih mudah mengeluh daripada merubah.
Lebih mudah menangis daripada bergembira.
Lebih mudah berprasangka buruk daripada berprasangka baik.
Padahal jalan terpendek menuju hadiah Tuhan adalah menerobos hambatan.
Orang yang marah karena kesalahan kita.
Jalan terpendek untuk memperbaiki kesalahan adalah datang meminta maaf.
Jadilah orang yang pandai berdoa bukan pandai meminta.

Hidup itu masih panjang dan pelik, kenapa Anda pelikkan sekarang ?

Yang mengabaikan masalah tidak pernah belajar
Dia akan mengulangi masalah yang sama,
Yang membuat kita marah tentang kesalahan, bukan karena kita membuat kesalahan ….
tapi karena kita cenderung membuat kesalahan yang sama.

MASALAH ADALAH TANDA PENGHORMATAN DARI TUHAN

Perpisahan walaupun untuk kebaikan tetap pedih
Harus ada sesuatu yang mati dalam hidup kita, untuk sesuatu yang baik tumbuh & berkembang.

Anda tidak bisa membiarkan kebiasaan buruk yang merusak kesehatan, tetapi sambil Anda membangun kesehatan.
Untuk meninggalkan keburukan itu sedih, karena kita sudah lama menyimpan keburukan itu.

Apapun yang terjadi, Naik!!
Masalah adalah rahmat yang tidak enak rasanya, Kesulitan adalah berkah yang kita belum mengerti tujuannya.

Mudah-mudahan dengan tahun yang semakin menua, kita menjadi pribadi yang bijak, yang membuat keputusan-keputusan tepat.
Sehingga kehidupan kita menjadi lebih cepat, sebagaimana yang diinginkan oleh Tuhan.

MEMBANGKITKAN TENAGA DALAM

1
Tenaga dalam atau energi cadangan adalah suatu energi yang berpusat pada syaraf-syaraf di sekitar ulu hati dan setelah dibangkitkan akan berkumpul pada salah satu bagian tubuh yang disebut dengan solar plexus atau kundalini.
Menurut berbagai sumber, kundalini merupakan bagian dari tubuh manusia yang berbentuk tiga setengah lingkaran, terdapat diantara tulang ekor dan kemaluan di bawah pusar. Bentuknya seperti ular yang sedang bergulung atau melingkar.
Jadi dalam hal ini perlu dijelaskan bahwa sumber tenaga dalam adalah ulu hati, bukan solar plexus seperti anggapan orang selama ini. Padahal solar plexus adalah tempat berkumpulnya energi cadangan tersebut setelah dibangkitkan.

Cara Membangkitkan Tenaga Dalam

Satu-satunya jalan ialah dengan cara mengubah pernafasan biasa menjadi pernafasan spesial, yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang.

Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat, oksigen harus diputarkan secara cepat pula ke seluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat.

Karena itu, saat membuang nafas badan harus dikejangkan. Dengan pengejangan tubuh, oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yang menyerap seluruh energi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi. Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan cara membuang nafas melalui mulut.

Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adalah oksigen bersih tanpa CO2. Ini salah satu rahasia juga, mengapa orang-orang yang mempelajari tenaga dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit.

Fungsi dari tenaga dalam:

1. Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat

2. Untuk mempertajam panca indera.

3. Untuk membangkitkan indera keenam.

4. Untuk menghancurkan benda-benda keras.

5. Untuk meringankan tubuh.

6. Untuk memperkuat memori otak.

7. Untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap serangan fisik dan serangan penyakit.

8. Untuk memperkuat benda lemas.

9. Untuk Telekinetik/menggerakkan benda dari jarak jauh

TENAGA DALAM

index
Tenaga dalam adalah suatu konsep yang populer di dalam masyarakat Melayu di Asia Tenggara terutamanya di Indonesia dan Malaysia.
Tenaga dalam dianggap suatu tenaga manusia yang mempunyai kekuatan luar biasa. Tenaga dalam dibedakan dari tenaga luar manusia (yang biasanya disebut secara ringkas sebagai “tenaga” saja) yang berbentuk tenaga fisik seperti kekuatan otot tangan mengangkat barang.

Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaimana cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa.
Contoh : Seseorang yang takut kepada anjing akan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam berlari menghindari kejaran anjing yang berlari cepat. Bila terdesak, orang tersebut dapat melompati tembok setinggi 2 m dengan sekali lompat. Rasa takut yang berlebihan tersebut dapat membangkitkan tenaga dalamnya yang sedang ‘tidur’. Secara otomatis tenaga dalam tersebut bangkit dan tersalur pada kedua kakinya yang sedang dipergunakan untuk berlari, tetapi setelah berhasil menyelamatkan diri kekuatan itu reda dan energi itu ‘tidur’ kembali. Kemudian orang itu baru menyadari bahwa dirinya telah melakukan sesuatu yang luar biasa.

Hawa panas dan hawa dingin
Tenaga dalam membentuk getaran-getaran yang dapat disalurkan pada urat-urat tubuh dan pembuluh-pembuluh darah. Getaran-getaran energi ini bisa berbeda-beda, ada yang menimbulkan hawa panas dan ada yang hawa dingin, tergantung bagaimana cara orang itu berlatih.
Tanda bangkitnya tenaga dalam yaitu dengan terasanya hawa hangat pada sekitar bawah pusar. Hawa hangat ini tidak terpencar-pencar dan bisa kita salurkan ke bagian tubuh manapun yang kita mau. Makin lama hawa hangat itu semakin panas dan jika dilatih secara rutin, untuk menyalurkannya semakin gampang. Energi tenaga dalam ini apabila disalurkan pada suatu bagian tertentu akan membentuk kekuatan yang dapat dipergunakan untuk menghancurkan benda-benda keras, pengobatan dan lain-lain.
Energi tenaga dalam bisa diatur menjadi hawa panas atau hawa dingin menurut keperluan, bahkan secara alami jika orang itu punya energi tenaga dalam banyak, jika orang itu berada pada hawa sangat dingin maka energi itu berubah menjadi hawa panas sedangkan jika orang itu berada pada terik matahari akan berubah menjadi hawa dingin. Energi tenaga dalam inilah yang dipergunakan oleh kalangan persilatan di dalam menambah mutu silatnya, juga dapat dipergunakan sebagai senjata yang ampuh.

Tenaga dalam untuk meningkatkan mutu silat
Tenaga dalam biasanya dikaitkan dengan aliran seni bela diri masyarakat Melayu. Dipercayai tenaga dalam ada pada diri semua manusia namun perlu dilatih dengan kaedah-kaedah tertentu antara lain:

Teknik pernafasan.
Konsentrasi.
Meditasi.
Latihan jurus.

Dalam lingkungan masyarakat China, tenaga dalam sangat bergantung pada aliran chi dalam tubuh kita. Aliran chi adalah aliran tenaga adalah tenaga dari alam dan tubuh kita yang menyatu. Ini juga tergantung pada keyakinan Yin-Yang.
Tujuan-tujuan membangkitkan tenaga dalam, di antara lain, adalah seperti berikut:

Untuk kesehatan mental dan fisik.
Untuk bela diri.

Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat apabila tenaga dalam sudah mencapai tingkat tertentu. Jadi bila dengan tenaga fisik biasa kita hanya mampu mengangkat beban 50 kg, dengan dibantu penyaluran tenaga dalam kita dapat mengangkat beban yang lebih berat dari itu.
Untuk mempertajam panca indera. Jadi kelima panca indera mulai dari penglihatan, pendengaran, penciuman, indera peraba dan perasa menjadi lebih peka pada tingkatan tertentu ke atas.
Untuk membangkitkan indera keenam. Indera keenam yang lazim disebut dengan Extra Sensory Perception (ESP) bila sudah bangkit maka firasat kita akan menjadi tajam dan bisa mengetahui adanya bahaya sebelum terjadi. Selain itu juga bisa mengetahui niat jahat seseorang hanya dengan melihat sekilas raut wajah orang tersebut.
Untuk pertunjukan atau atraksi untuk menghancurkan benda-benda keras. Target kesanggupan memecahkan benda keras tersebut tergantung dari tingkatan tenaga dalam yang dikuasainya. Makin tinggi tenaga dalamnya, makin besar daya hancur terhadap sasarannya.

Untuk meringankan tubuh.
Untuk memperkuat memori otak.
Untuk perawatan dan penyembuhan penyakit terutama penyakit yang tidak dapat dirawat oleh ilmu kedokteran modern.

Untuk mendeteksi penyakit jarak dekat dan jarak tak terbatas, bisa untuk membantu kalangan medis yang tidak dapat menemukan penyakit seseorang, maka dengan menggunakan pendeteksian tenaga dalam tanpa disentuh, dapat ditemukan kelainan fungsi bagian tubuh untuk periksa ulang dilaboratorium.

Sebagian pengamal ilmu tenaga dalam mengatakan bahwa tenaga dalam dapat dijelaskan secara ilmiah. Namun hingga kini, belum ada kajian yang jelas secara ilmiah berkenaan tenaga dalam dan manfaatnya.
Tenaga dalam dan Jin
Pada dasarnya tenaga dalam perlu dibangkitkan oleh guru tenaga dalam, tenaga dalam yang bisa menghasilkan kekuatan yang diluar nalar manusia adalah karena dari gabungan energi bathin atau gabungan dari ilmu lain, bisa juga bantuan dari makhluk halus atau jin. Hal ini bisa dilihat dari fakta-fakta berikut :

Dibutuhkan proses pembukaan sukma, cakra, aura, atau apapun istilahnya. Proses ini membuka atau membangkitkan jalannya, agar tenaga dalam dapat dilatih dan diolah menurut cara masing-masing.
Tenaga dalam dapat diaplikasikan bagaimana tenaga dalam itu dilatih atau bisa menurut keperluan sebatas dalam jangkauan ilmu tenaga dalam.

Praktisi tenaga dalam merasakan pergerakan diluar kesadaran, pergerakan ini berasal dari alam bawah sadar tandanya tenaga dalam mengalir secara alami tanpa kita perintah. Misalnya tangan, kaki dan tubuh bergerak sendiri tanpa kita gerakkan. Jika tenaga dalam berasal dari bantuan Jin gerakan itu tanpa disadari berasal gerakan-gerakan dari jin yang membantu.

Jika tenaga dalam itu berasal dari hasil dibangkitkan oleh seseorang, tenaga dalam dapat dihilangkan oleh orang yang ilmu tenaga dalamnya sudah sempurna dan tinggi, bisa juga sulit dihilangkan dan bahkan tidak dapat dihilangkan oleh siapapun jika bangkitnya tenaga dalam itu secara alami.
Tenaga dalam tidak berlaku apabila digunakan pada tempat diluar kekuasaan jin yang bersangkutan
Tenaga dalam yang berasal dari bantuan jin, bisa hilang sepenuhnya setelah praktisi tenaga dalam mengikuti terapi rukyah / mengusir jin dari dalam tubuh dengan menggunakan ayat-ayat AlQuran

Sumber tenaga dalam
Sumber tenaga dalam sebenarnya ada dua macam yaitu :

Bersumber dari diri sendiri, berpusat kepada Tuhan yang Maha Esa semuanya bersumber dari pengolahan jasmani dan rohani ciptakan Tuhan, untuk membangkitkan tenaga dalam ini memerlukan seorang Guru tenaga dalam untuk mengaktifkan tenaga dalam. Untuk dibangkitan sendiri sebenarnya bisa tapi berbahaya dan beresiko. Contoh resiko kerasukan Jin atau roh dan bisa juga berakibat kelainan mental.

Bersumber dari kekuatan alam yaitu kekuatan Jin dan roh, cara ini lebih berbahaya dari yang petama dan resikonya lebih besar. Cara yang kedua ini ciri khasnya yalah harus menyediakan sesaji, membakar kemenyan, minyak wangi, selamatan ayam panggang dan masih banyak cara lain semua itu ritual pemanggilan Jin atau Roh untuk membantu jika suatu saat diperlukan.

MEMILIH BAHAGAI

MEMILIH

Setiap orang ingin bahagia ,

Dia belum tentu tahu apa itu bahagia,

Tapi ingin bahagia …

Sebagian orang bersedih di dalam kebahagiaan,

karena dia tidak tahu kalau sebetulnya dia sedang berbahagia.

Jalan utama dalam berbahagia adalah bersyukur

karena dengan kesyukuran Anda benar-benar tahu dimana Anda berada.

Mudah-mudahan dengan bahasan ini bisa membawa kehidupan lebih damai.

Ada 3 hal yang harus ada jika seseorang ingin disebut bahagia :

  1. Gembira, karena tidak ada orang yang berbahagia tapi tidak gembira.
  2. Damai , karena harta yang di dapatnya halal.
  3. Penuh kesyukuran, sadar karena semua hadiah dari Tuhan

 “Jalan pertama untuk meraih kebahagiaan adalah dengan bersyukur, dan Anda akan tahu dimana Anda berada.”

Untuk jangka pendek kebahagiaan hati itu sangat tipis dan mudah rusak.Jadi jangan terlalu bergantung hanya kepada kedamaian dan kebahagiaan hati saja.
Kebahagiaan itu harus lebih kuat …
Banyak orang yang sedihnya lama, kegembiraannya sebentar.
Kebahagiaan itu sama sekali bukan tentang hati, tetapi tentang sikap kehidupan.
Orang itu bukan hatinya yang berbahagia, tetapi hidupnyalah yang berbahagia.
Bahagia akhirat adalah bahagia yang paling penting.
Karena jika akhiratnya yang dikejar dunia akan mengikuti.
Namun tidak mungkin akan bahagia di akhirat jika menjadi manusia tidak berguna di akhirat.
Jadi kualitas kehidupan dunia menjadi sebab bagi kualitas kehidupan akhirat .

Kebahagian
Jangan menjadikan akibat sebagai tujuan.
Kebahagian akhirat itu akibat.
Jangan yang jauh yang hanya menghibur,
sehingga menjadikan Anda melupakan yangg dekat,
yang menjadi tanggung jawab Anda sekarang.

bahagi

 Kebahagiaan itu sangat dekat dengan apa yang Anda lakukan sekarang.
Kehidupan itu harus kuat dan kokoh,
sehingga kesedihan yang dirasakannya sebentar.
Banyak orang menggunakan syarat untuk berbahagia,
tetapi syarat tersebut tidak diketahuinya.

Upayakan yang terbaik untuk memperbaiki diri Anda sendiri, maka kesejahteraan akan mandatangi diri Anda.”

Siapa bilang ikhlas itu ilmunya orang miskin,
Karena ikhlas itu sendiri sudah kaya
Berarti orang ikhlas sudah kaya sebelum uangnya banyak .
Orang yang uangnya banyak yang tidak ikhlas sudah miskin didalam kekayaan harta.
Berarti orang yang sudah berbahagia itu sudah berhasil.
Untuk berhasil itu harus bijak memilih kegembiraan yang sederhana.
Damai karena cara yang dicapainya halal.
Lalu penuh syukur karena menyadari segalanya pemberian Tuhan.

Orang bijak, sukses dalam kebahagiaan bagi dirinya sendiri.
Dan orang bijak diuji ketepatan  ilmunya dari kebahagiaan pribadinya.
Itu sebabnya tidak banyak orang bisa menjadi penasehat,
karena dia diuji oleh nasehatnya.
Tidak ada orang menyampaikan nasehat  kemudian tidak diuji oleh nasehatnya itu.
Orang bijak yang berbahagia sudah membuktikan kebijakannya itu.
 
Orang bijak, sukses dalam membahagiakan dirinya sendiri dan diuji dari kebahagiaan pribadinya.

Kesyukuran itu adalah suatu persepsi untuk melihat, memisahkan,
menilai, mengevaluasi sampai pada kesimpulan.
Orang yang bersyukur melihat segala sesuatu itu indah
Karena merasa memiliki.
Orang yang memiliki Tuhan memiliki semua yang dimiliki Tuhan
Dengan kesyukuran menjadikan segala sesuatu seperti milik kita.
 
 “Kebahagiaan akan sempurna jika kita memiliki rasa damai dan penuh kesyukuran.”

Hati adalah wajahnya jiwa,
Wajah adalah wajahnya hati,
Kalau hatinya baik, maka wajahnya juga baik.
Hati yang baik, pikirannya pun baik.
Oleh karena itu, pilihlah untuk berbahagia karena itu adalah untuk  kepentingan kita.

“Berbahagialah walau dalam keadaan terpuruk, karena Tuhan akan selalu membahagiakan Anda.”

Kesimpulan :

Hormatilah perasaan orang lain….
walaupun itu mungkin tidak penting bagi Anda, tapi itu penting bagi mereka.
Jika kita sadar kalau perasaan orang lain itu penting baginya,
maka sedekahkanlah kebahagiaan Anda.

Lupakan kepentingan kita sendiri untuk memilih bahagia.
Utamakan kepentingan orang lain untuk bahagia.
Karena cara terbaik untuk berbahagia adalah membahagiakan orang lain.
Dan Anda adalah pribadi yang mulia …
Apabila yang menggembirakan Anda adalah kegembiraan orang lain.

Kalau Anda sedang tidak diberikan ilmu yang banyak,
karena terhalang oleh apapun, ajarkan sesuatu.
Tuhan mencintai  seseorang yang memberikan pinjaman kepada Tuhan dan kepada sesama.
Apabila sesama tidak bahagia tularkanlah kebahagiaan.
Kebahagiaan itu murah,
syaratnya adalah kesungguhan untuk membahagiakan sesama….
Pilihlah kebahagiaan dalam kehidupan Anda.

IMPIAN

Pernahkan anda mempunyai impian sejati ?, Ataukah saat ini anda sedang mempunyai impian sejati?. Atau jangan-jangan yang ada dalam pikiran anda saat ini bukan impian, tetapi hanya keinginan saja?.

Bedakan antara keinginan dengan impian.  Banyak orang yang mengatakan impian saya ini, atau itu; tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah hanya keinginan belaka, bukanlah impian. Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalau bisa dapat ya syukur, kalau nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa Pajero Sport , kalo nggak, Xenia juga gak apa-apa.

Ada juga kelompok orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya hampir mirip namun berbeda. Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Kontribusi campur tangan kita sangat kecil, atau bahkan mungkin tidak ada. Sedangkan Impian tidak seperti itu, impian mempunyai target tertentu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.

Pasti kita sering memperhatikan bagaimana anak kecil mempunyai Impian, atau kalau ingat bagaimana impian kita dulu waktu kecil. Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun. “Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi, Astronot, pengusaha, dll ……” bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?

Tetapi sangat disayangkan, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka `diharamkan’  membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia – dari sisi yang negatif.

Ada sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata “NO”. “Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik. Tapi karena terlampau seringnya kata “NO’ itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata “NO”.

Yang lebih mengkhawatirkan, ada juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab TIDAK TAHU. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah `MATI’. Mungkin orang-orang tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerja atau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.

Ada satu kisah menarik yang bisa dijadikan pelajaran, tentang impian sejati ini. Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya, “Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya”.

“Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?” tanya si orang tua. “Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini”. Jawab si anak muda.

Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.

Anak muda itu meronta-ronta, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan akhirnya ia bisa lepas dari tekanan orang tua tersebut.

“Hai Pak Tua, apa yang barusan bapak lakukan, dengan cara ini Bapak bisa membunuh saya” tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut. Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,”Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?”. “Udara, Ya yang paling saya inginkan saat itu adalah udara”. Jawab si anak muda.

“Hmmm…, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?” tanya si orang tua itu lagi.

“Tidak ….. tidak …… tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya tadi, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air”  jelas si anak muda.

“Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu. KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI” kata si orang tua dengan bijak.

Sudahkah Anda Memiliki Impian Sejati ?, hanya anda yang tahu dan hanya anda yang bisa mewujudkannya.