Manfaat Teh Hitam

Diabetes, Kolesterol, Tekanan darah Tinggi? Hajar dengan Teh Hitam

kente1

Mungkin belum banyak orang yang mengenal teh jenis ini, dibandingkan teh hijau, teh hitam memang belum begitu populer. Berdasarkan proses pengolahannya, teh ada tiga jenis yaitu teh hitam (fermentasi atau oksimatis, kependekan dari oksidasi ensimatis), teh Oolong, dan teh hijau.  Secara kimia, perbedaan yang paling menonjol adalah perbedaan kandungan komposisi senyawa polyfenol. Pada proses pengolahan teh hitam, dan teh Oolong, sebagian katekin berubah menjadi theaflavin, thearubigin, dan theanaphtoquinone.

Meski tidak sepopuler katekin, theaflavin sudah banyak dipelajari oleh sejumlah peneliti. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa theaflavin lebih potensial dari pada katekin, mengingat secara struktur theaflavin lebih potensial dari pada katekin.  Hal ini bisa dilihat dari seberapa banyak gugus hidroksi (OH) yang dimilikinya. Gugus hidroksi ini dapat berfungsi sebagai anti radikal bebas atau antioksidan. Semakin banyak gugus hidroksi suatu senyawa, maka kemampuannya sebagai senyawa antioksidan semakin baik.

Theaflavin hanya terdapat dalam teh hitam atau teh yang telah mengalami oksimatis. Theaflavin merupakan hasil oksidasi katekin akibat proses oksimatis pada pengolahan teh hitam. Kekuatan Theaflavin setara dengan Katekin bahkan beberapa publikasi terkini menyatakan bahwa theaflavin lebih potensial dari katekin.

Indonesia sendiri saat ini tercatat sebagai produsen teh terbanyak nomor lima di dunia. Namun teh hitam Indonesia berdasarkan penelitian, mengandung theaflavin yang lebih tinggi dibandingkan Jepang maupun China. Dengan demikian, jika kita meminum teh hitam asli Indonesia, kecenderungan mencegah penyakit jantung koroner seperti yang disebutkan di atas makin tinggi.

Berikut manfaat teh hitam bagi kesehatan:

Menurunkan kolesterol dan resiko serangan jantung

Penelitian The Netherland National Institue of Public Health menunjukan bahwa 1-2 cangkir teh hitam per hati menekan penimbunan kolesterol 46%, 4 cangkir perhari menekan 69%. Orang minum teh hitam 4-7 cangkir per hari secara teratur menurunkan resikos serangan stroke.

Mencegah aterosklerosis

Katekin dan theaflavin membantu  menyingkirkan radikal bebas sehingga tak memiliki kesempatan mengoksidasi LDL(kolesterol berbahaya bagi tubuh) yang dapat membentuk plak pada dinding arteri penyebab aterosklerosis.

Menurunkan hipertensi

Penelitian terhadap 600 orang dari 1507 orang Taiwan menunjukan bahwa mereka yang minum teh 1-2 cangkir/hari menekan 46% hipertensi, 3 cangkir teh/hari menekan hipertensi hingga 60%.

Memperkecil resiko stroke

Dr. Mahmoud Zureik dari Riset Media Institut Nasional Perancis menyatakan bahwa minum teh mencegah pembentukan plak dalam pembuluh arteri leher, sehingga kecil kemungkinan mendapat serangan stroke.

Memiliki manfaat anti diabetes

Dr. Graham Rena bersama tim dari Corp Research Institute menyatakan senyawa theaflavin dan thearubigin dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh.

Anti kanker

Artikel dalam majalah New Scientis menunjukan bahwa penelitian menunjukan bahwa kandungan teh melindungi tubuh dari berbagai penyakit kanker  seperti kanker paru, kanker prostat dan kanker payudara. Menurut Hirofumi Tachibana dan timnya di Kyushu University, Jepang, kandungan antioksidan epigalokatekin galat (EGCG) berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker.

Meningkatkan metabolisme

Study klinis yang dilakukan oleh University of Geneva dan University of Birmingham menunjukan bahwa teh meningkatkan laju metabolisme, mempercepat oksidasi lemak, dan memperbaiki sensitivitas insulin serta toleransi glukosa.

Membantu merampingkan tubuh dan mempertahankan berat badan ideal.

Teh membantu menurunkan berat badan karena kandungan katekin polifenolnya meningkatkan thermogenesis (laju/kecepatan pembakaran kalori) dan menghambat aktivitas liposis dari lipase gastrik dan lipase pankreas sehingga pencernaan lemak dihambat dan tidak dapat diserap oleh usus halus.

Meningkatkan stamina (vitalitas)

kandungan teh dapat meningkatkan stamina/daya tahan berolahraga dengan cara meningkatkan metabolisme lemak dan mengubahnya jadi energi.

Meningkatkan kesiagaan daya pikir dan meredakan stress

John Foxe, Ph.D menemukan bahwa thenaine meningkatkan aktivitas gelombang alpha otak. Hasilnya adalah suatu kondisi pikiran yang lebih tenang dan juga lebih siaga serta mengurangi stress.

Menurunkan resiko penurunan daya pikir

Masyarakat lansia Jepang yang mengkonsumsi lebih dari 2 cangkir teh/hari memiliki resiko 50% lebih rentan dalam hal kemunduran daya pikirnya.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Theanine membantu respon sistem daya tahan tubuh sewaktu memerangi infeksi dengan cara meningkatkan jumlah sel-sel pertahanan tubuh T-cells.

Mengatasi infeksi bakteri dan jamur

Suatu penelitian di Pace University yang dilaporkan di American Soceity For Microbiology (May 2008) menemukan bahwa ekstrak teh sangat efektif dalam terapi terhadap berbagai infeksi jamur dan bakteri.

Mencegah karies gigi dan bau mulut/halitosis

Karies gigi tidak ditemukan pada anak-anak SD di Jepang yang minum teh secara rutin dan kontinu. para peneliti di Universitas of Illinois, Chicago menyatakan bahwa polifenol teh menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Sebagai minuman kesehatan dan anti penuaan dini

Teh adalam minuman pengulur usia. Studi di Nowegia menunjukan minum teh minimal secagkir sehari dapat menghambat penuaan dini.

Melawan virus HIV

Penelitian terkini dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology, EGCG dapat mencegah pertumbuhan virus HIV sehingga digunakan sebagai terapi pelengkap bagi para penderita HIV.

Memelihara kesehatan lainnya, antara lain:

Menghambat osteoporosis (keropos tulang), menurunkan asam urat, meredakan migren dll.