Bulan: Februari 2013

Manfaat Teh Hitam

Diabetes, Kolesterol, Tekanan darah Tinggi? Hajar dengan Teh Hitam

kente1

Mungkin belum banyak orang yang mengenal teh jenis ini, dibandingkan teh hijau, teh hitam memang belum begitu populer. Berdasarkan proses pengolahannya, teh ada tiga jenis yaitu teh hitam (fermentasi atau oksimatis, kependekan dari oksidasi ensimatis), teh Oolong, dan teh hijau.  Secara kimia, perbedaan yang paling menonjol adalah perbedaan kandungan komposisi senyawa polyfenol. Pada proses pengolahan teh hitam, dan teh Oolong, sebagian katekin berubah menjadi theaflavin, thearubigin, dan theanaphtoquinone.

Meski tidak sepopuler katekin, theaflavin sudah banyak dipelajari oleh sejumlah peneliti. Sejumlah penelitian menyatakan bahwa theaflavin lebih potensial dari pada katekin, mengingat secara struktur theaflavin lebih potensial dari pada katekin.  Hal ini bisa dilihat dari seberapa banyak gugus hidroksi (OH) yang dimilikinya. Gugus hidroksi ini dapat berfungsi sebagai anti radikal bebas atau antioksidan. Semakin banyak gugus hidroksi suatu senyawa, maka kemampuannya sebagai senyawa antioksidan semakin baik.

Theaflavin hanya terdapat dalam teh hitam atau teh yang telah mengalami oksimatis. Theaflavin merupakan hasil oksidasi katekin akibat proses oksimatis pada pengolahan teh hitam. Kekuatan Theaflavin setara dengan Katekin bahkan beberapa publikasi terkini menyatakan bahwa theaflavin lebih potensial dari katekin.

Indonesia sendiri saat ini tercatat sebagai produsen teh terbanyak nomor lima di dunia. Namun teh hitam Indonesia berdasarkan penelitian, mengandung theaflavin yang lebih tinggi dibandingkan Jepang maupun China. Dengan demikian, jika kita meminum teh hitam asli Indonesia, kecenderungan mencegah penyakit jantung koroner seperti yang disebutkan di atas makin tinggi.

Berikut manfaat teh hitam bagi kesehatan:

Menurunkan kolesterol dan resiko serangan jantung

Penelitian The Netherland National Institue of Public Health menunjukan bahwa 1-2 cangkir teh hitam per hati menekan penimbunan kolesterol 46%, 4 cangkir perhari menekan 69%. Orang minum teh hitam 4-7 cangkir per hari secara teratur menurunkan resikos serangan stroke.

Mencegah aterosklerosis

Katekin dan theaflavin membantu  menyingkirkan radikal bebas sehingga tak memiliki kesempatan mengoksidasi LDL(kolesterol berbahaya bagi tubuh) yang dapat membentuk plak pada dinding arteri penyebab aterosklerosis.

Menurunkan hipertensi

Penelitian terhadap 600 orang dari 1507 orang Taiwan menunjukan bahwa mereka yang minum teh 1-2 cangkir/hari menekan 46% hipertensi, 3 cangkir teh/hari menekan hipertensi hingga 60%.

Memperkecil resiko stroke

Dr. Mahmoud Zureik dari Riset Media Institut Nasional Perancis menyatakan bahwa minum teh mencegah pembentukan plak dalam pembuluh arteri leher, sehingga kecil kemungkinan mendapat serangan stroke.

Memiliki manfaat anti diabetes

Dr. Graham Rena bersama tim dari Corp Research Institute menyatakan senyawa theaflavin dan thearubigin dapat meniru fungsi insulin dalam tubuh.

Anti kanker

Artikel dalam majalah New Scientis menunjukan bahwa penelitian menunjukan bahwa kandungan teh melindungi tubuh dari berbagai penyakit kanker  seperti kanker paru, kanker prostat dan kanker payudara. Menurut Hirofumi Tachibana dan timnya di Kyushu University, Jepang, kandungan antioksidan epigalokatekin galat (EGCG) berfungsi sebagai penghambat pertumbuhan sel kanker.

Meningkatkan metabolisme

Study klinis yang dilakukan oleh University of Geneva dan University of Birmingham menunjukan bahwa teh meningkatkan laju metabolisme, mempercepat oksidasi lemak, dan memperbaiki sensitivitas insulin serta toleransi glukosa.

Membantu merampingkan tubuh dan mempertahankan berat badan ideal.

Teh membantu menurunkan berat badan karena kandungan katekin polifenolnya meningkatkan thermogenesis (laju/kecepatan pembakaran kalori) dan menghambat aktivitas liposis dari lipase gastrik dan lipase pankreas sehingga pencernaan lemak dihambat dan tidak dapat diserap oleh usus halus.

Meningkatkan stamina (vitalitas)

kandungan teh dapat meningkatkan stamina/daya tahan berolahraga dengan cara meningkatkan metabolisme lemak dan mengubahnya jadi energi.

Meningkatkan kesiagaan daya pikir dan meredakan stress

John Foxe, Ph.D menemukan bahwa thenaine meningkatkan aktivitas gelombang alpha otak. Hasilnya adalah suatu kondisi pikiran yang lebih tenang dan juga lebih siaga serta mengurangi stress.

Menurunkan resiko penurunan daya pikir

Masyarakat lansia Jepang yang mengkonsumsi lebih dari 2 cangkir teh/hari memiliki resiko 50% lebih rentan dalam hal kemunduran daya pikirnya.

Meningkatkan daya tahan tubuh

Theanine membantu respon sistem daya tahan tubuh sewaktu memerangi infeksi dengan cara meningkatkan jumlah sel-sel pertahanan tubuh T-cells.

Mengatasi infeksi bakteri dan jamur

Suatu penelitian di Pace University yang dilaporkan di American Soceity For Microbiology (May 2008) menemukan bahwa ekstrak teh sangat efektif dalam terapi terhadap berbagai infeksi jamur dan bakteri.

Mencegah karies gigi dan bau mulut/halitosis

Karies gigi tidak ditemukan pada anak-anak SD di Jepang yang minum teh secara rutin dan kontinu. para peneliti di Universitas of Illinois, Chicago menyatakan bahwa polifenol teh menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.

Sebagai minuman kesehatan dan anti penuaan dini

Teh adalam minuman pengulur usia. Studi di Nowegia menunjukan minum teh minimal secagkir sehari dapat menghambat penuaan dini.

Melawan virus HIV

Penelitian terkini dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology, EGCG dapat mencegah pertumbuhan virus HIV sehingga digunakan sebagai terapi pelengkap bagi para penderita HIV.

Memelihara kesehatan lainnya, antara lain:

Menghambat osteoporosis (keropos tulang), menurunkan asam urat, meredakan migren dll.

Iklan

RONGGOWARSITO HINDU, ISLAM ATAU KEJAWEN ?

Pada hari Senin Legi tanggal 10 Zulkaidah tahun Jawa 1728 atau tanggal 15 Maret 1802 Masehi kurang lebih jam 12.00 siang lahirlah seorang bayi dirumah kakek yang bernama R. Ng. Yosodipuro I, seorang Pujangga Keraton yang terkenal dijamannya. Bayi yang baru lahir itu diberi nama Bagus Burham. Sejak umur 2 tahun sampai 12 tahun Bagus Burham ikut kakeknya.Ayahnya bernama R. Tumenggung Sastronegoro yang engharapkan anaknya dikelak kemudian hari menjadi orang yang berguna bagi bangsa dan negaranya. Maka oleh sang ayah, Bagus Burham dikirim ketempat pendidikan yang memungkinkan dapat mendidik anaknya lebih baik dari dirinya sendiri.

Waktu itu pondok Pesantren di kawasan Ponorogo yang dipimpin oleh Kyai Imam Besari terkanal sampai dipusat Kerajaan Surakarta. Kesanalah Bagus Burham dikirim untuk mendapatkan tambahan ilmu lahir batin serta keagamaan. Pondok Tegalsari yang dipimpin Kyai Imam Besari ini mempunyai

murid yang banyak dan memiliki kepandaian yang pilih tanding.RONGGO

 

Bagus Burham berangkat ke Pesantren Tegalsari disertai embannya yang

bernama Ki Tanujoyo. Ditempat yang baru itu Bagus Burham sangat malas. Ditambah lagi lebih suka menjalankan maksiat dari pada mengaji. Berjudi adalah merupakan

pekerjaannya setiap hari. Juga pekerjaan maksiat yang lainnya. Adu ayam

termasuk kesukaan yang tidak perbah diluangkan. Dari pada mengaji

hari-harinya dihabiskan dimeja-meja judi dari satu desa ke desa lainnya.

Sehingga terkenallah Bagus Burham bukan sebagai santri yang soleh tetapi

sebagai penjudi ulung dikalangan orang-orang di daerah Ponorogo. Dasar

seorang anak Tumenggung, uang banyak dan biasanya dimanja oleh orang tua

atau kakeknya.

Karena kegemarannya bermain judi, adu ayam dan

perbuatan-perbuatan maksiat yang lain Bagus Burham banyak berkenalan

dengan warok-warok Ponorogo yang satu kegemaran.

Perbuatan putra Tumenggung ini sangat merepotkan hari Kyai Imam Besari.

Diharapkan seorang putra priyayi keraton ini akan memberi suri teladan

bagi murid-murid (santri-santri) yang lein tetapi ternyata

sebaliknya.

Seringkali Bagus Burham mendapat teguran dan marah dari Kyai Besari. Namun hal itu tidak merubah sifatnya. Dia tetap penjudi, tetap penyabung ayam, tetap gemar pada tindakan-tindakan yang menjurus ke maksiat. Karena merasa bosan setiap hari mendapat dampratan dari gurunya maka Bagus Burham pergi meninggalkan pondok Tegalsari diikuti oleh Ki Tanujoyo.

(Versi lain mengatakan bahwa kepergian Bagus Burham karena KyaiImam Besari

merasa jengkel akan ulah Bagus Burham. Kemudian pimpinan pondok Tegalsari

itu memanggil abdi kinasih Ki Tanujoyo dan menseyogyakan Bagus Burham tidak usah belajar mengaji di pondok Tegalsari).Meninggalkan pondok Tegalsari Bagus Burham tidak mau pulang ke Solo. engan diiring oleh oleh abdinya yang bernama Ki Tanujoyo. Bagus Burham bertualang sampai di Madiun.

Ditempat itu uang sakunya habis. Ki Tanujoyo

kemudian berdagang barang loakan. Sedangkan Bagus Burham tetap pada

kegemarannya semula. Betapa bingungnya Raden Tumenggung Sastronegoro

tatkala mendapat laporan Kyai Imam Besari bahwa puteranya pergi dari

Tegalsari.

Kemudian dipanggillah di Josono agar mencari Bagus Burham

sampai ketemu. Bila ketemu agar diajak kembali ke Tegalsari. Kyai Imam

Besari kembali dari Keraton Solo mendapat laporan dari penduduk Tegalsari

bahwa sekarang daerah Tegalsari tidak aman. Banyak pencuri serta tanaman

diserang hama.

Kyai Imam Besari memohon petunjuk dari Tuhan. Mendapatkan ilham bahwa keadaan daerahnya akan kembali aman damai apabila Bagus Burham kembali ke Tegalsari lagi.

Oleh karena itu Kyai Imam Besari segera mengutus ki Kromoleyo agar supaya berangkat

mencari kemana gerangan perginya Bagus Burham.

Bagi Ki Kromoleyo bukan pekerjaan yang sulit mencari Bagus Burham. Sebab dia tahu

kehidupan macam apa yang digemari Bagus Burham.

Tempat judi, tempat adu ayam. Itulah sasaran Ki Kromoleyo.

Pada penjudi dan pengadu ayam ditanyakan apakah kenal dengan pemuda yang

bernama Bagus Burham. Orangnya tampan. Jejak Bagus Burham akhirnya tercium

juga. Ki Kromoleyo dapat menemukan Bagus Burham dan mengajak kembali ke

Tegalsari. Namun Bagus Burham tidak mau. Karena bujukan Ki Josono utusan

orang tuanya yang kebetulan juga sudah menemukan tempat Bagus Burham maka

kembalilah Bagus Burham ke Tegalsari.

Kyai Imam Besari menghadapi Bagus Burham dengan cari lain. Sebab ternyata

sekembalinya dari petualangannya Bagus Burham bukan semakin rajin mengaji

tetapi semakin goblok dan bodoh. Tampaknya. Menghadapi murid yang demikian

Kyai yang sudah berpengalaman itu lalu mengambil jalan lain. Bagus Burham

tidak langsung tidak langsung diajar mengaji seperti santri-santri yang

lain. Dia bukan keturunan orang biasa tetapi masuk memiliki darah

satriya. Maka tidak mengherankan kalau dia juga memiliki/mewarisi

sifat-sifat leluhurnya. Gemar sekali kepada hal-hal yang memperlihatkan

kejantanan seperti adu ayam dan lain sebagainya.

 

Menurut serat “CANDRA KANTHA” buatan Raden Ngabehi Tjondropradoto antara

lain menyebutkan bahwa : Raden Patah berputera R. Tejo ( Pangeran

Pamekas). Pangeran Pamekas berputra Panembahan Tejowulan di Jogorogo.

Panembahan Tejowulan berputra Tumenggung Sujonoputro seorang pujangga

keraton Pajang. Kemudian Raden Tumenggung Sujonoputro berputra Tumenggung

Tirtowiguno. Sedangkan Tumenggung Tirtowiguno ini mempunyai putra R. Ng.

Yosodipuro I pujangga keraton Surakarta. Kemudian sang pujangga berputra

R. Ng. Yosodipuro II (Raden Tumenggung Sastronegoro) ayah dari Bagus

Burham.

(Dari sumber lain menyebutkan bahwa R. Tumenggung Sastronegoro

bukan ayah Bagus Burham tetapi kakeknya. Ayahnya bernama Mas Ngebehi

Ronggowarsito Panewu Carik Kadipaten Anom).

Dari silsilah tersebut diketahui bahwa Bagus Burham masih ada keturunan darah raja.

Darah bangsawan yang biasanya sangat suka adu jago tetapi gemar melakukan tapabrata.

Kesinilah Imam Kyai Besari mengarahkan.

Disamping diberi pelajaran mengaji seperti murid yang lain maka Bagus Burham juga disuruh melakukan

“tapa kungkum”. Dari sini terbukalah hati Bagus Burham. Dikeheningan

malam, dengen gemriciknya suara air, diatasnya bintang-bintang berkelap-kelip

seolah-olah menyadarkan Bagus Burham yang usianya juga sudah semakin dewasa itu.

Setelah menjalani tapa kungkum selama 40 hari lamanya maka Bagus Burham

tumbuh menjadi anak yang pandai. Kyai Imam Besari tersenyum lega melihat

perkembangan anak asuhnya yang paling bengal itu. Terapinya kena sekali.

Padahal terapi itu hanya berdasarkan dongeng yang pernah didengarnya.

Bahwa dahulu kala ada seorang pemuda yang bengal, nakal, penjudi, pemalas,

perampok yang bernama Ken Arok. Namun karena ketekunan seorang pendidik

yang bernama Loh Gawe maka akhirnya Ken Arok menjadi raja di Singosari.

Menurunkan raja-raja besar di tanah Jawa. Dari Mojopahit sampai ke

Surakarta semua menurut silsilah masih keturunan langsung dari Ken Arok.

Dan R. Patah pun keturunan Ken Arok. Jadi Bagus Burham juga keturunan Ken

Arok. Siapa tahu kenakalannya juga turunan yang dikelak kemudian hari akan

menjadi orang yang luar biasa. Bagus Burham menjadi murid yang terpandai.

Selama 4 tahun dipondok Tegalsari ilmu gurunya sudah terkuras habis. Tidak

ada sisanya lagi. Kyai Imam Besari memuji keluhuran Tuhannya. Dia

melimpahkan habis ilmunya kepada muridnya. Setelah dirasa cukup maka Bagus

Burham kembali ke Surakarta. Oleh tuanya Bagus Burham disuruh langsung ke

Demak untuk belajar mengenal sastra Arab dan kebatinan jawa pada Pangeran

Kadilangu.

Apakah ayahnya punya maksud agar kelak anaknya dapat menandingi kepandaian

rajanya ?

Bagus Burham seorang kutu buku yang luar biasa. Dengan bekal kepandaian

yang dimiliki dari beberapa guru-gurunya, Bagus Burham kemudian menekuni

soal kesusastraan Jawa serta peninggalan-peninggalan nenek moyang.

Buku-buku berbahasa kawi kuna ditelaah dan dipelajarai sebaik-baiknya.

Jiwa petualang masih juga membara dalam kalbunya. Dia seringkali

mengadakan perjalanan dari satu daerah kedaerah yang lain. Bagus Burham

meninjau tempat-tempat yang bersejarah, tempat-tempat yang mengandung

nilai-nilai historis, tempat-tempat yang keramat, ke candi-candi dan

tempat-tempat penting lainnya. Disembarang tempat dipelbagai daerah kalau

dianggap ada orang yang memiliki kepandaian lebih maka tidak malu-malu

Bagus Burham berguru para orang tersebut. Tidak peduli dia hanyalah

seorang juru kunci atau orang biasa. Pada usia 18 tahun sebagaimana

kebiasaan anak priyayi waktu itu ingin mengabdikan dirinya kepada keraton.

Caranya haruslah dengan magang (pegawai percobaan) pada Kadipaten Anom.

Jiwa senimannya atau darah kepujanggaannya terasa mengalir deras

ditubuhnya. TIdak merasa puas dengan pekerjaan magang tersebut. Maka Bagus

Burham mohon pamit sebab dirasa tidak ada kemajuan. Dia ingin mengembara

ingin bertualan menuruti gejolak darah senimannya. Hampir seluruh pelosok

pulau Jawa telah dijelajahi oleh Bagus Burham. Bahkan juga luar jawa

sepeti Bali, Lombok, Ujung Pandang, Banjarmasin bahkan ada sumber yang

mengatakan pengembaraan Bagus Burham sampai di India dan Srilanka. Melihat

perjalanan hidupnya seperti tersebut diatas pantaslah kalau Bagus Burham

menjadi manusia yang kritis menghadapi suatu persoalan. (Ungkapan

perasaannya tampak ada karyanya ” Serat Kala Tida “.

Pulang dari pengembarannya Bagus Burham kimpoi. Karena sang mertua diangkat

menjadi Bupati di Kediri maka Bagus Burhampun mengikuti ke Kediri.

Ditempat tersebut yang terkenal sebagai tempat bersejarah banyak

peninggalan-peninggalan dari jaman terdahulu. Di Kediri pernah berdiri

kerajaan besar dimana salah satu rajanya adalah Sang Prabu Joyoboyo. Waktu

sang prabu berkuasa agaknya keadaan negara sangat tenteram dan damai

terbukti lahirnya beberapa karya sastra besar. Sang Prabu memerintahkan

kepada Empu Sedah dan Empu Panuluh agar menceritakan kembali atau menyusun

ceritera BARATAYUDAHA dalam bahasa yang lebih muda diambil dari buku Maha

Barata asli dari India. Demikian indahnya gubahan tersebut sehingga banyak

yang mengira bahwa kejadian itu terjadi di tanah Jawa. Sebelum raja

Joyoboyo, di Kediri juga lahir hasil sastra yang tinggi mutunya. Smara

Dahana kitab karya Empu Darmaja, juga buku Sumana Sentaka karya Triguna

merupakan hasil sastra yang sulit dicari bandingannya. Di daerah yang

seperti itu tentu saja banyak peninggalan-peninggalan berupan

rontal-rontal yang dimiliki penduduk warisan dari nenek moyang. Dengan

tekun Bagus Burham di Kediri waktunya dihabiskan untuk mempelajari

rontal-rontal yang dapat dikumpulkan dari perbagai daerah. Dari

rontal-rontal, pengalaman/pengetahuan selama mengembara dan berguru itulah

dia dapat menimba pelbagai ilmu.Baru setelah Bagus Burham berumur 38 tahun mulai produktif dengan karya sastranya. Dan pada tahun 1844 pihak keraton mengangkat menjadi Kliwon Carik dan disyahkan menjadi Pujangga Keraton. Namanya Raden Ngabehi

Ronggowarsito dan semakin tenar. Kariernya tidak licin sebab agaknya juga dipengaruhi bahwa orang tuanya (Raden Tumenggung Sastronegoro) dianggap bersalah kepada kompeni Belanda sebab pernah merencanakan akan menggempur

benteng Kompeni diwaku jaman pemberontakan Diponegoro (1825-1830).

Akhirnya R.T. Sastronegoro dibuang dan makamnya ada di Jakarta.

 

“Reinkarnasi Noyo Genggong Sabdo Palon”

“Reinkarnasi Noyo Genggong Sabdo Palon”

Dua pendeta penasihat sekaligus punakawan kerajaan Majapahit ini memang bukan tokoh sembarangan. Selama ini ditafsirkan sebagai makhluk halus. Wadag atau tubuhnya memang sebagaimana lazimnya orang biasa. Roh halus atau roh gaibnya yang luarbiasa, ia mampu bereinkarnasi ribuan kali sejak manusia pertama tinggal di bumi.

Sebagai pendeta Buddha Jawa (Jowo Sanyoto, agama negara Majapahit) utama di kerajaan Majapahit ilmu agamanya sempurna bahkan lebih sempurna dibanding para pengikut utama Dalai Lama di Tibet. Dari jaman ke jaman Sabdo Palon* terus-menerus berganti raga (wadag), yakni pada saat raganya memang sudah tua dan meninggal dunia.

Wadag baru pilihan itu tidak atas kemauan pribadi roh Sabdo Palon akan tetapi atas kehendak Sang Hyang Wenang ing Jagad.

Jadi sebenarnya walau Majapahit runtuh, Sabdo Palon dan pendahulunya Noyo Genggong tidak pernah murca atau hilang, dia hidup sebagai manusia biasa di bumi manusia ini. Silsilah Sabdo Palon dalam 2500 tahun terakhir mengayomi tanah Jawa, dan bumi bagian Selatan (Man Yang) adalah sbb.: Semar, Humarmoyo, Manikmoyo, Ismoyo, Noyo Genggong, Sabdo Palon, Ki K, WS, dan pada 2010 ini ……???!

Ramalan Sri Aji Joyoboyo kedelapan bahwa Sabdo Palon akan kembali ke Nusantara, tentu ditafsirkan Sabdo Palon kelak berkiprah kembali sebagai pendamping dan penasihat daripada pemimpin negeri suatu kerajaan.

Tatkala Majapahit pada era keruntuhannya sekitar 1478, di hadapan Prabu Brawijaya yang berganti haluan memeluk Islam sedangkan Sabdo Palon tetap bertahan sebagai titah dengan Jowo Sanyoto sebelum murca (lenyap) Sabdo Palon berjanji, “Yang Mulia, kita ditakdirkan untuk berpisah, tetapi harap Yang Mulia ingat limaratus tahun lagi aku akan kembali ke marcapada bumi Nusantara untuk menjalankan titah-Nya.”

Tepat waktu sebagaimana dijanjikan Sabdo Palon maka pada 1978 (500 tahun sejak Majapahit runtuh berikut murcanya Sabdo Palon) seorang penduduk biasa Jawa Tengah wadagnya dipergunakan oleh Sabdo Palon lengkap dengan Jowo Sanyoto-nya, lelaki tua itu menyebut dirinya Ki K. Pada awal 1990-an sosoknya yang sudah sepuh itu masih berstamina dan memiliki energi besar ditambah daya intelijensinya masih sangat kuat. Bicaranya menyihir barangsiapa saja yang mendengarkan. Sabdo Palon yang satu ini membawa ajaran dalam kitab “suci” Adam Makna (bukan Betaljemur Adam Makna). Salah satu isi kitab itu ialah penjabaran daripada abjad huruf Jawa ho no co ro ko do to so wo lo po dho jo yo nyo mo nggo bo tho ngo (yang bagi orang Sunda sangat penting sekali, ilmu tertinggi dalam dunia kebathinan dan falsafah di Nusantara). Beliau meninggal sekitar pertengahan 1990-an. Sabdo Palon berganti wadag lagi, dan kali ini dalam diri WS (65 tahunan) tangan kanan dan orang dekat Ki K sendiri. Kehadiran kembali Sabdo Palon dengan melalui reinkarnasi berabad pada sosok manusia pilihan itu atas kehendak dan kuasa Sang Hyang Wenang ing Jagad.

WS meninggal sekitar 2006, (bersamaan waktunya dengan meletusnya Gunung Merapi), sepak-terjang beliau semasa hidupnya mirip tokoh misterius yang gerakannya juga misterius, ia pernah mencoba memberikan nasihat kepada Presiden Suharto yang di masa itu dikelilingi tokoh-tokoh spiritual tingkat tinggi dan sulit didekati siapapun, konon hasilnya kurang memuaskan; dan beliau di samping itu juga mencoba memberi nasihat atau petuah pada berbagai petinggi militer maupun sipil. Sepak-terjangnya tidak pernah membikin heboh karena setiap lakunya dikerjakan tanpa menarik perhatian. Dan tentu saja ia tidak pernah mengumumkan jatidirinya kepada siapapun. Sosoknya biasa saja, keistimewaannya ialah stamina tubuhnya luarbiasa apalagi saat ia berbicara seolah menyihir para pendengarnya. Dan keberaniannya berbicara menghadapi tokoh manapun sangat luarbiasa.

Semasa jaman Majapahit dalam wasiatnya Sabdo Palon mengatakan, “Hanya atas kehendak Sang Hyang Wenang ing Jagad yang maha menentukan manusia pilihan sebagai wadag baru Sabdo Palon.” Prosesnya perpindahan Sabdo Palon ke wadag baru berbeda dengan reinkarnasi pendeta Buddha Tibet. Sabdo Palon memasuki tubuh remaja atau dewasa yang telah ditakdirkan Sang Hyang Wenang ing Jagad meninggal dunia dan atas kehendakNya pula tubuh tersebut hidup kembali sebagai reinkarnasi Sabdo Palon baru dengan nama baru. Pada reinkarnasi pendeta Tibet terjadi sejak dalam kandungan ibunya, hingga lahir ke dunia sebagai bayi reinkarnasi pendeta si A atau si B.

Menurut penuturan Ki K, pada jaman Jepang, Sabdo Palon sebelumnya — yang kini bersemayam dalam dirinya — turut bersama balatentara Dai Nippon menyerbu Jawa, membebaskan tanah Jawa dari bangsa kulit putih. Akan tetapi naas di Singapura pesawat tempur Zero yang ditumpangi Sabdo Palon tertembak oleh musuh, seluruh awak tewas, tatkala itulah meloncatlah roh Sabdo Palon dari tubuh seseorang yang tewas dalam pesawat tersebut (orang Jepang!). Sabdo Palon yang memang hendak ke tanah Jawa konon mendarat seorang diri di kaki Gunung Merapi. Pesawat naas itu berangkat dari salah satu kota Jepang.

Kejayaan Nusantara dalam ramalan Sri Aji Joyoboyo akan terjadi tatkala munculnya kembali Sabdo Palon dan Noyo Genggong. Sabdo Palon alias Ki K pada 1980 mengatakan, “Kejayaan Nusantara yang lebih dahsyat daripada kerajaan Majapahit terwujud bila dunia mengalami goro-goro besar semacam perang dunia dahsyat atau bencana alam berskala besar, misalnya jatuhnya benda angkasa, meletusnya gunung berapi, dan lain-lain. Usai goro-goro terjadi maka dunia akan kembali seperti sediakala. Pada saat itulah tatanan politik dunia baru akan terbentuk dan jauh berbeda dari peta dunia modern sebelumnya. Pasca goro-goro itulah di Nusantara akan muncul Ratu adil dan Sabdo Palon berdampingan menentukan nasib Nusantara dan bumi bagian selatan (Man Yang) dalam satu tata pusat pemerintahan baru,” demikian ucapan orisinil Sabdo Palon pada 1980.

Kapankah terjadinya goro-goro besar dan munculnya ratu adil? Pertanyaan itu akan terjawab setelah ada jawaban atas pertanyaan berikut, “Siapakah yang kini dipilih oleh Sang Hyang Wenang ing Jagad menjadi manusia pilihanNya sebagai wadag terbaru daripada reinkarnasi Sabdo Palon?”

RUANG DAN WAKTU

Ruang-Waktu mempengaruhi cara benda bergerak dan forsanya, sebaliknya ruang-waktu juga dipengaruhi oleh cara benda itu bergerak dan forsanya bekerja. Dengan demikian, ruang – waktu tidak hanya dipengaruhi juga mempengaruhi semua kejadian dalam alam semesta ini, artinya ruang-waktu sangat dinamis atau berubah. Perubahan itu disebut memuai atau mengembang. Berawal dari suatu waktu yang tak terhingga dimasa lalu dan akan berakhir pada suatu waktu yang tak terhingga di masa depan.

Dalam pandangan Newton di alam semesta hanya ada materi, ruang dan waktu. Materi tersusun atas atom-atom yang terikat untuk selamanya sedangkan ruang dan waktu absolute,tidak mengalami perubahan keuali yang kecil-kecil saja yang tak berarti alias statis. Ruang dan waktu akan selalu ada untuk selama-lamanya walau seluruh materi yang ada di alam semesta ini musnah. Ruang dan waktu yang tidak terbatas. yang berimplikasi terhadap pandangan dunia abadi yang jelas-jelas bertolak belakang dengan keyakinan muslim. Pandangan dunia abadi (ruang-waktu absolute) inilah yang memicu deisme,kepensiunan Tuhan dari penyelenggaraan alam semesta ciptaanNya sendiri.

Teori relativitas umum yang dicanangkan tahun 1915 oleh Einstain menyatakan bumi dan planet lainnya bergerak mengikuti suatu lintasan lurus yang membelok dalam ruang lengkung yaitu geodesic. Einstain membahas teori Newton tentang materi yang memiliki 2 sifat dasar. Pertama,innersia atau kedalam sehingga benda selalu melawan perubahan arah gerakan. Kedua, gravitasi yang membuat benda seperti bumi dan planet-planet lainnya mengubah kecepatan dan melengkungkan lintasannya karena kehadiran benda lain di alam semesta. Kehadiran materi dalam ruang selalu menimbulkan lengkungan medan gravitasi innersia.itulah sebabnya benda-benda langit itu bulat dan lintasannya mengikuti garis lengkung atau ellips, misalnya, cahaya bintang sebenarnya lurus namun terbelokkan ketika melintasi gravitasi matahari. jadi,keberadaan matahari melengkungkan ruang di sekitarnya.

“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan sesung-guhnya Kami benar-benar meluaskannya.” (QS. Adz-Dzaariyat, 51: 47)

124 123